Get to Know About Batik Cirebon
24Sep,2018

Get to Know About Batik Cirebon

BY : Kravasia Admin

Batik Cirebon mempunyai pola dan corak istimewa yang berbeda dan tidak ditemukan dalam perbendaharaan batik di daerah penghasil batik lainnya di Indonesia. Cirebon memiliki karakteristik kebudayaan yang khas, hidup di antara dua budaya yaitu Jawa dan Sunda. Didukung pula oleh pelabuhan yang sangat ramai yang menjadi tempat persinggahan pedagang di dunia (Sedyawati 1995). Faktor itu semua menjadikan terbentuknya tatanan kebudayaan masyarakat yang khas dan unik di Cirebon. 

 

Batik Cirebon merupakan salah satu sentra dari empat sentra industri batik di Jawa Barat. Cirebon merupakan sentra batik tertua yang memberikan pengaruh terhadap ragam pola batik di sentra-sentra industri batik lain di Jawa Barat.

 

Motif batik Cirebon yang paling terkenal dan menjadi ikon Cirebon adalah motif Megamendung. Motif ini melambangkan awan pembawa hujan sebagai lambing kesuburan dan pemberi kehidupan. Sejarah motif ini berkaitan dengan sejarah kedatangan bangsa Cina di Cirebon, yaitu Sunan Gunung Jati yang menikah dengan wanita Tionghoa bernama Ong Tie. Motif ini memiliki gradasi warna yang sangat bagus dengan proses pewarnaan yang dilakukan sebanyak lebih dari tiga kali.

 

Selain motif Megamendung, ada juga motif Paksinaga Liman, Patran Keris, Singa Payung, Singa Barong, dan sebagainya. Ornamen batik Cirebon cukup bervariasi, karena selain dikembangkan oleh keluarga keraton dan masyarakat yang setia kepada sultan, masyarakat Cirebon juga memiliki karakter terbuka terhadap budaya asing. Ornamen yang dihasilkan misalnya ornamen Paksi Naga Liman yang memperoleh pengaruh dari Persis, Soko Cino dari Keramik Cina, dan Buraq dari Arab.

 

Secara garis besar, di wilayah Cirebon ini memiliki lima motif batik yang sangat khas dan menjadikan daerah Cirebon ini terkenal dengan motif batik tersebut. Kelima motif tersebut adalah :

1. Megamendung

motif megamendung

Motif batik yang satu ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi para wisatawan yang sering mengunjungi daerah Cirebon, pasalnya dari berbagai wisatawan yang datang ke Cirebon hampir secara keseluruhan selalu membeli motif batik yang satu ini. Dengan motif yang bercorak awan berwarna biru muda bukan hanya disukai oleh kalangan orang tua saja melainkan motif batik megamendung ini juga disukai oleh kalangan remaja loh, karena motif yang simpel dan warna yang soft pun membuat motif batik megamendung  mampu menjadikan ikon tersendiri untuk oleh-oleh khas daerah Cirebon.

2. Wadasan

Motif batik ini biasa disebut juga dengan motif batik keratonan. Dalam motif batik wadasan ini memiliki corak tersendiri diantaranya ditandai dengan ornamen-ornamen yang berasal dari Keraton Cirebon. Nama-nama untuk motifnya antara lain adalah Singa Payung, Naga Saba, Taman Arum, dan Megamendung. Motif batik wadasan ini awalnya hanya dipergunakan untuk kalangan kerajaan loh.. namun karena perkembangan jaman yang semakin modern membuat motif batik ini akhirnya dapat diproduksi juga untuk kalangan .

3. Geometri

Kain yang didesain sebelumnya harus diberi garis-garis dengan bantuan penggaris. Misalnya adalah motif Tambal Sewu, Liris, Kawung, dan Lengko-lengko.

4. Byur

Motif batik ini ditandai dengan ornamen bunga dan dedaunan kecil yang mengelilingi ornamen pokok secara penuh, misalnya adalah Karang Jahe, Mawar Sepasang, Dara Tarung, dan Banyak Angrum.

5. Semarangan

Motif ini menampilkan penataan ornamen yang sama atau motif ulang yang ditata agak renggang, misalnya adalah motif Piring Selampad dan Kembang Kantil.

 

Itulah kelima motif batik yang sangat khas dari daerah Cirebon, Jawa Barat. Nah, bagi anda yang ingin berburu batik khas Cirebon bisa anda dapatkan juga di Kravasia.