Shopping Cart

0

Your shopping bag is empty

Go to the shop
Close

Konsumsi Batik Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

By: :Kravasia Admin 0 comments
Konsumsi Batik Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Konsumsi batik dalam negeri dapat mendorong perekonomian nasional. Nilai penjualan (omzet) batik yang pada tahun lalu sekitar Rp 10 triliun bisa ditingkatkan hingga menjadi Rp 100 triliun jika ada upaya-upaya serius dari semua pihak.

Misalnya, mewajibkan pegawai negeri sipil (PNS), karyawan swasta hingga anak sekolah memakai kemeja batik tiga kali dalam seminggu dari saat ini hanya sekali seminggu sehingga mendongkrak penjualan batik secara nasional.

Omzet sebesar Rp 100 triliun itu diperoleh dengan asumsi sebanyak 200 juta penduduk Indonesia membeli 5 potong tiap tahun dengan harga rata-rata Rp 100.000 per potong.

Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat mengatakan, per tumbuhan produk tekstil batik terus meningkat dengan rata-rata pertumbuhan 10% setiap tahun. Sedangkan pertumbuhan penjualan batik tahun ini diperkirakan mencapai 30%.

“Faktor yang mendorong pertumbuhan produk batik adalah karena rasa cinta bangsa Indonesia terhadap warisan budaya ini. Banyak masyarakat yang mulai berubah pola hidup dengan memakai batik atau yang dikenal dengan istilah batiknisasi. Sekarang batik sudah menjadi bagian dari gaya hidup,” ujar Ade kepada Investor Daily, di Jakarta, Jumat (2/10).

Ade mengatakan, pada 1970, batik hanya digunakan sebagai daster, tapi seiring dengan perkembangan fashion, Batik sudah banyak digunakan untuk kemeja, bahkan gaun mewah. “Bahkan banyak penduduk asing yang bekerja di Indonesia juga memakai batik sebagai kostum kebanggaan,” kata dia.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memperkirakan, omzet batik pada tahun 2014 sekitar Rp 10 triliun. Sedangkan Kementerian Perindustrian mencatat, jumlah usaha skala pembatikan UKM di Indonesia saat ini tercatat 39.641 unit usaha dengan penyerapan tenaga kerja 916.783 orang dan nilai produksi US$ 39,4 juta serta total ekspor sebesar US$ 4,1 juta. (bersambung)

source: beritasatu.com

Related post